syair-syair beradu dg otak,,,

Jumat, 30 September 2011

syair-syair beradu dg otak,,,
bersanggahan selimut hati,,,
lantunan lidah tak bertuan,,,
kepergian kaki dari ranjau,,

silsilah berorasi,,,
takluk akan canda tawa yang semu,,
runtut akan ilmu yang ditebar,,
tak mudah mengobrak-abrik dg akal pikiran,,,,

??huft

jejak tak bertema,,,,
berkumpul diarena pacuan kuda,,
sendau gurau para petaruh,,
bermanjakan dg kuda yang terlena,,

tusuk cerita runtut,,
terurut penuh berkah,,,
santun kata bermaja-manja,,
hanya titik balik sang takdir didepannya,,,

hufffttt

terima kasih hamba atas cinta

Senin, 26 September 2011

kekebalan raga tak bertuan,,
tersibak butiran2 cinta yang terlekat,,,
berselimut dalam dingin kata,,
alunan cintanNYA yang tiada tara,,,

riuh para pujangga,,
bersenandung tentang kuatnya cinta,,
hati menciut berperawakan tak berdaya,,
terima kasih hamba atas cinta yang bergemuruh dari do'a,,,

???

sraut wjah brglayut d'angan2..
rentetan ksih d'prthankan tuk jln yg trang..
pgi yg indah, tuk malam yg mengangah..



smrbak ilmu d'tebar..
rntai2 k'trbtasan akal,, d'putar tuk brthan..

kras hti d'prtaruhkn..
aknkah hikmah tergenggam..





lirih dentang waktu,,,
tak tertangkap akal pikiran..
dalam dunia penuh busana,,
berbondong-bondong kata bercerita,,,

pertigaan perswahan

ujung aspal d'prsawahan,
tetap ikut aspal tau msk k'swah orng

kemelut bntang kcil,
pnghias wajh mlm,
kpn bntng rakaass dtng..

kembali untuk pergi,

kembali untuk pergi,,
bentang sayap tak bernyawa...
terogrok debu d'taman yang indah,,
selaras berjalan berdampingan..

pelan - pelan dan pelan,,
yang dikagumi mulai d'dpan,,
redup mata semakin d'tegakan,,
maaf berjalan dalam kebohongan,,

??

dinding yg bergeming,,
brsama alunan langkah yg sayu,,
semangat tak knjung mmbatu,,
hanya berperawakan dingin

sisi waktu yang tak lain,,

??

semilir angin gurun sahara,,
lembar-lembar tampak trgores birunya tinta,,
sayup-sayup bergtar mengelilingi telinga
dunia antah berantah yang tak kunjung direbutnya,,

susunan saraf berdebat,,

diksi mengalir tiada arti,,,

diksi mengalir tiada arti,,,
berarakan ringkih dg tarian kepala,,
santun membuyarkan penat,,
bercerita riang dlm lingkaran besar..

diksi mengalir tiada arti,,,
menemani tarian jari-jari
semoga akhir cerita hepi,,
agar otak tak jenuh lagi,,,, ^_^

tantangan riang,,

tantangan riang,,
masih berpikirkah pd sang Maha Pemegang
rancang yg sulit terobrak-abrik pikiran,,
mendendangkan kehangatan yang akan datang,,,

menjamu aral melintang,,
senyum dan sabar masihkah dipegang,,
lirih logat godaan,,
ayo semangat tuk ilmu perubahan.... \(`-`)/

??

serut klopak bunga,,
nila meramu manis,,
ranjau nyaris terpijak,,
menebak aral melintang,,,

menggumam tnpa makna

sisi - sisi yang takluk terseret waktu,,
diksi semerbak mewangi,,
sesat tak terjawab....

runtuh suara-suara penggoda,,
rancang terlarang terbuang,,
menggumam tnpa makna

blm jadi,,

blm jadi,,
ramah tamah dg mimpi,,
berbalur asyik tanpa tragedi,,
kala rencana tak tereksekusi,,
singgung hati semakin menjadi,,

rancangan alur berbaur dg rongga2 kaki,,
sejenak mudik tuk bersilturahmi,,
tutur sang waktu becemburu,,
rancu dikala pendapat tak membatu,,

ampuni hamba Ya Rabb,,

ampuni hamba Ya Rabb,,

tak mampu merasakan lagi nikmat dariMu,,

tergopyoh-gopyoh ku melangkah kepadaMu,,

berjalan dengan mabuk,,

hanyut dalam kesejukan nila,,

larut akan lingkaran nafsu,,

Ampuni hamba Ya Rabb,,

ku terperanjak dlm silsihan api,,

sengat mentari tak lagi menghiasi,,

hanya rintih-rintih kecil sepi.,,

berarak dg lemahnya tubuh mungil ini,,,

Ya Rabb hamba berserah kepadaMU,,

atas segala nikmatMU dan ketidak berdayaan hamba,,

tak terasa ku terperosok, dan hanyut akan nafsu,,

kuatkan Hati hamba Ya Rabb didalam perjalanan kasih sayangMu,,

Amin,,,,,,

hidayah yg tak kunjung datang.

hidayah yg tak kunjung datang..

lengan-lengan yang tak bercahaya,,,
redupnya yang tergenggam,,
beraromakan tumpukan daging tuk bahan bakar api,,
bergeliat tanpa beralas, kecuali tuk dunia,,

keras akal berputar,,,
senyum berarakan bergrilya kabur,,
terperas dalam lamunan,,
retakan-retakan kekeringan terhampar,,

kapan hujan n kilat d'musim kemarau

ramadhan tlah tertinggal,,,

ramadhan tlah tertinggal,,,
akankah himkahNya smp ke'depan...

dalam jln yg berlumbang,,
akankah ramadhan datang tahun dpan,,
menemni pelampiasan kasih sayang..
merujuk pd keharmonisan,,

ramadhan tlah tertinggal,,
terseret oleh waktu,,
masih dimanjakan oleh batu..

Sang Perkasa tlg pegangilah

lengan tak lagi dpat tuk menggenggam,,
kini tak berpegang,,

didapati tak teraniaya jasmani,,
semilir angin memberi pelecut tak bertepi,,

temani menggumam tuk singgah,,
raga yg tak bertuan tlah tertinggal,,
bercanda tawa dg kekeringan,,,
teraliri sampai kehilir...........

Sang Perkasa tlg pegangilah..

mungkinkah terulang,,

mungkinkah terulang,,

canda tawa yang harus membuat berjuang,,
mendekap indah api membara,,
melumatkan kepercayaan,,

bergetar bak kadar garam dilautan,,
singgah sejenak tuk berpendapat,,
gemuruh lawakan menyelinap,,
berperawakan tak terlawan,,

mungkinkah diksi terulang,,,

waktu q telah habis,,

waktu q telah habis,,

waktu q telah habis seperti masa2 sebelumnya,,
semua tlah kembali dlm dekap pemiliknya yg tak nyata,,

senang bsa menemani sesaat dalam kesepian,,
tercekik bila mengharap berlebihan,,

salah pula dalam menaruh akal,,
berdesakan dengan perasaan..

waktu q habis..
ketika semua langkah tak puitis,,
berbekal alunan egois,,
tetap diam pd sikap yang tak atletis,,
tercakar kuku pesimis,,

waktu q habis,,,,,,,,,