desir hati,,,

Selasa, 31 Januari 2012

berjalan seakan melingkar..
riak bening air kolam di taman oleh batu,,
ku tatap diri dari ombak kecil..
hanya sambung menyambung waktu..

tak lega diri beradu,,
yang Maha Melihatku,,
aku benar-benar rindu hangat itu,,
hangat yang selalu mengayomi diriku,,

pukul aku,,pukul aku,,
agar cegukan ini hilang dalam hibupku,,

Kuat kan hati kami

Senin, 30 Januari 2012

lara nafas, tersengau berlalu,,
titipan yang tak kunjung berpulang,,
ingin aku bermuara dalam hangat cintaMu,,
yang tak cuma terasa tapi juga merenggutku,,

tapi aku malu,,,
ku bopong diriku tuk sekedar ranah api menyala,,
lubuk yang tlah teraniaya,,
dalam hiasan benak hanya dunia,,

sebenarnya untuk apa aku,,
kenapa tujuan ku seakan tak tergenggam,,
membabi buta hanya keduniaan,,

hufttt,,,,,
maaf,Ku mohon dengan belas kasihan,,
"Wahai Dzat yang membolak-balikan hati, kuat kan hati kami untuk tetap dijalnMu, Ya Rabbi"

Rinduku,,

Ingin sekali ku dekap mesra..
untuk merintih dalam pahitnya dunia,,,

Rindu,,,
Aku Ingin Pulang Ya Rabb,,
Tunjuki aku jalan itu,,
masih dalam kubangan nafsu,,
harus dengan apa ku keluar dari semua yang berlalu,,
maaf,,
telah khilaf,,
tersesat dan sekarang seperti mu'alaf..


Rindu,,
aku rindu dan rindu,,
guyur aku seperti dulu,,
seperti anak yang polos dikala itu,,
yang hanya meraung-raung tuk kebebasan kalbu,,
maaf kan diriku,,,,,

Batu,,

Batu,,
adakah sepotong batu tuk mengganti hatiku,,
agar hari ku tak cuma muram dan bergelayut buntu,,

batu yang hanya terleleh oleh manisnya cintaMU,,
batu yang hanya menyebut namaMU,,
batu yang hanya meminta pertolongan Mu,,
batu yang hanya ku abdikan dijalanMu,,
batu yang selalu menegakkan agamaMU,,

batu batu dan batu,,
gulir sang waktu,,
berduyun-duyun sikap yang rancu,
ku tutup pintu,,
pahitnya merembes dalam kalbu,,

batu, batu dan bantu,,
harus apa tuk menjadikan dirimu,,

suara ku hari ini

Sabtu, 28 Januari 2012

kau pikir aku haus akan harta mu,,
haus akan belaimu,,
haus akan tubuhmu,,
haus akan canda tawamu,,

radang dalam otak meronta-ronta,,
memaksa mengikrarkan yang tak nyata,,
berharap di dalam dunia,,
semu yang akan tercipta,,

kapan aku bisa pergi,,
bara dalam dada kian meninggi,,
kenapa sampai seperti ini,,,
hauskah akan dunia,,
hingga tiap kali otak bercerita hanya fiktif belaka,,

aku bosan,,,,
bebas yang terpenjara dalam angan,,

tanpa syukur ku bergumam,,,,,,,,, huffffffffttttt

suara ku hari ini, 14.36, 28Jan2012

Bara

Senin, 23 Januari 2012

Kenapa Bara masih tergenggam,,
padahal semua sudah jelas terpampang,,
Ampuni HambaMu ini Ya Rabb,,
buanglah bara dalam rongga dada,,

semua ada terakibat,,
bermaksud ingin menyelamat tapi terjebak,,
jauhkan bisik itu Ya Rabb,,
"Wahai Dzat yang membolak-balikan hati, teguhkan hati kami diatas agama-MU"

23 Jan 2012, 18.52 WIB

Pergi dari cerita,,

Sabtu, 14 Januari 2012

Pergi dari cerita,,

masih bergelayut didalam raga..
Sempurna sudah terpelajari,,,
memar-memar sanubari,,,
terpanggang oleh duri..

pintu terpilih terlewati..
pintu pintu dan lagi-lagi pintu terhampar dalam sisa waktu,,
terpampang dalam bisu,,
dalam kiasan mereka beradu..

diam kah dalam ruang ini,,
dengan pemberontakan diri dan kekakuan kaki..
tau keluar bergegas dipaksa berlari..
tapi bagaimana dan pintu mana yang harus terpijaki,,
tuk pergi dari cerita ini....

14 Januari 2012, 11.55 WIB

2 Januari 2012, 09.27

Senin, 09 Januari 2012

angin segar pembius raga,,
hemmmmm.... ^_^

terlentang dihadapan sang penguasa,,,
beraneka harap terpanjatkan tuk melihat semesta,,,
kadang malu bercak jejak tak terhapuskan,,,, karena males membasuh tuk enak d'pandang,,, "SELAMAT JALAN JEJAK" tak d'pungkiri bercak ada tuk manusia biasa.....

tak harus gundah tuk menatap,,,
ada berkah diatas masalah???

selamat pagi dunia,,,,,

Saat-saat melelahkan,,

Saat-saat melelahkan,,
ketika tangan dan kaki tak bs d'andalkan,,
tertutup mata pun tak jadi jalan keluar,,,,

hanya membuka mata tuk selalu menatap,,
tatapan yg tak pernah lekang menganalisa hati dan pikiran,,

ku merebah dengan terlentang dihadapan sang pemegang kekuasaan,,
betapa nampak diriku,,
betapa aku tak mengenal diriku,,
didalam kekosongan ditengah kasih sayang,,

maaf ku tak mampu merenggut diriku tuk selalu mnjadi pemuas akal pikiran kalian,,
aku haus akan angan2 yg tak nampak didepan,,
ku kaku tak menghadap diriku,,

semua kini hanya buaian,,
ku harap jalan yang mendaki tak selamanya terjal, berkelak, kelok dan menakutkan,,, ^_^

jam 20, 8 januari 2012

langit temaram..
terbias kemerlip lampu nan jauh dipandang,,
gemritik angin menyentuh kulit,,
dalam laju yg berkelok-kelok
memeluk mesra dengan rembulan,,
terdengar cerita-cerita binatang penghias,,
emm,,, guratan- guratan kelelahan,,
suasana titip kangen tuk masa depan,,

suara jarum jam siap meluncur dan menghujam

hidangan hari yang merdu,,
berimbang dengan suara-suara menyeka kalbu,,
rentetan penat gejolak waktu,

tampak ringkas kehidupan ditrawang,,
diam dan berdendang,,
menari diatas aspal yang panas,,
tanpa alas dan kerikil-kerikil kecil yang ganas,

usang sudah kalender terpampang,
kisah Laila-Majnun tak kunjung datang,,

kian larut malam memisahkan kerajaan ilalang,,
hiruk pikuk otak berkliaran,,,
tak mampu pelupuk mata terhujam,,

n merintis langkah bersama k'tegasan belum erat tergenggam,,
tak cuma bermimpi mendaki dengan erat cengkraman,,,

suara jarum jam siap meluncur dan menghujam,,, :(

huffttt kepala penuhhh

diatas langit terang benarang,,
terbujur kaku hati tak pernah lekang,,
beradu pendapat tuk bertahan,,
membelakangi rimbunan kesalahan,,

sinar cahaya tegak lurus berdomisili dimata,,
terbias dlm rongga2 mata,,
berbicara tuk sekedar mengadu domba,
dibalik incaran dengan telanjang rasa,,,

penuh,,penuh,,penuh,,,
kenapa tak tercurah atau sekedar tumpah??