Rossa - Terlalu Cinta

Selasa, 15 November 2011

Jangan dekat atau jangan datang kepadaku lagi
Aku semakin tersiksa karena tak memilikimu
Kucoba jalani hari dengan pengganti dirimu
Tapi hatiku selalu berpihak lagi padamu

Mengapa semua ini terjadi kepadaku

Tuhan maafkan diri ini
Yang tak pernah bisa menjauh dari angan tentangnya
Namun apalah daya ini
Bila ternyata sesungguhnya aku terlalu cinta dia…

Tapi hatiku selalu berpihak lagi padamu

Mengapa semua ini terjadi kepadaku

Tuhan maafkan diri ini
Yang tak pernah bisa menjauh dari angan tentangnya
Namun apalah daya ini
Bila ternyata sesungguhnya aku terlalu cinta dia

Mengapa semua ini terjadi kepadaku

Tuhan maafkan diri ini
Yang tak pernah bisa menjauh dari angan tentangnya
Namun apalah daya ini
Bila ternyata sesungguhnya aku terlalu cinta dia…

Aku terlalu cinta dia…

Ungu - Dia Atau Diriku

Selasa, 08 November 2011

Sungguh tak mungkin dalam kisah ini kita kan bersatu
Bila tak pernah ada perasaan cinta seutuhnya
Kini akhirnya kau harus memilih dia atau diriku
Yang pantas mendapatkanmu, pantas menjadi kekasihmu

Reff:
Sampai kapankah kita akan bersama
Bila tak pernah ada perasaan cinta antara kita
Perasaan saling menyayangi

Sampai kapankah kita akan bersama
Bila kau hanya bisa mencintaiku separuh hatimu
Separuh kau mencintainya

Sungguh tak mungkin, sungguh tak bisa
Kita kan bersama bila kau masih membagi cinta

hamparan hijau

Jumat, 28 Oktober 2011

Kapan hamparan hijau nan luas menghampiriku,,
ku rapuh menantimu,,
apakah kau akan mendekat,,
atau aku lah yg harus mencarimu,,,

aku tau akalku tak mampu,,
aku tau ragaku tak perkasa untukmu,,
aku tau susunan saraf ini tak untuk itu,,

tapi aku tau, Allah sayang padaku....
ku serahkan diriku untuk dapat merengkuhmu,,
aku akan berjalan untuk itu,,,

aku tahu dan Ampunilah aku

ku tahu jalan ini terjal karena ulah ku,,,
ku tahu rasa ini hadir akibat tanganku,,,
ku tahu sakit ini hinggap karena panggilanku,,,
ku tahu terjatuh ini karena peganganku,,,

Ya Rabb, ampunilah aku,
dan terima kasih atas kasih sayangMu

suaraku

Rabu, 26 Oktober 2011

memang ini lah yg terbaik,,,,,
harapan ini salah, mimpi ini salah,,,

ku tutup diriku tuk halayak merupakan tetap pendirian,,
tapi kaki ku kaku tak tergeser,,
tubuh keram tuk berputar,,,
kenapa sulit ini melilitku,,,

Ya Rabb,,,
Ku titip mereka yg tersayang kepadaMU..
Aku Yakin Semua inilah yg terbaik,,,,,

Seventeen - JALAN TERBAIK

semua telah berakhir
tak mungkin bisa dipertahankan
hanya luka jika kita bersama
karna jalan ini memang berbeda

* semua yang terjadi tak akan kembali
jalan kita memang berbeda
namun hati ini tak ingin kembali


ku yakin kita akan bahagia
tanpa harus selalu bersama
tak perlu disesali
tak usah ditangisi

hanya luka jika kita bersama
karna jalan ini memang berbeda

eren feat romi pelengkap hidupku

Selasa, 25 Oktober 2011


Aku bagai laut tak bertepi dan tak berkarang
Aku bagai bintang yang tak ditemani malam
Melihat dirimu ada senyum canda dan tawa
Yang membuat aku tak ingin pergi darimu

Teringat janji lamamu kepadaku
Teringat aku teringat
Teringat saat kau masih ada di sini
Temaniku sepanjang hari

Bila kau pergi jauh ingatlah aku
Bila ku di sampingmu peluk tubuhku
Bila kau rindu aku panggil namaku
Ku datang menemuimu

Peluk erat jasadku jangan lepaskan
Tetaplah kau di sini arungi malam
Karena hanya dirimu belahan jiwa
Pelengkapku di dunia

Jika engkau

Jika engkau berdosa, bertaubatlah
Jika engkau khilaf, beristighfarlah
Jika engkau membuat kesalahan, perbaikilah

Karena,
ampunan Allah sangat luas,
taubat kita masih bisa diterima,
inshaAllah ♥

"Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu terputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."
[QS. Az Zumar (39) : 53]

ajari hamba

trbata-bta q mmbaca ksh syang drMU,
YA RABB..
inikah jln pulng yg q mnta..
q kan brsha ikhlas n ridho tuk mlalui'y..

msh slit q mengja dekte'an ksh syang drMU YA RABB..
lancarkan hamba dlm membaca, menghayati, n meyakininya..
ajari hamba

impian

silih berganti awan berkubang diawang-awang,,,
tak membeberkan sedikitpun cahaya,,
rancu dalam kata,,
akankah angan tertata walau tak ditata,,

kapan ku bisa menemui hamparan padang rumput hijau????????????????
Ya Rabb tunjuki jlan niatku, ku berjnji tak kan meninggalkan MU,,,
padang rumput hijau, ku akan pergi kesana, dan mencari pelajaran dgmu,,,
greenland,.... I hope, I'm going to look you,,,,,,,,,,

pulang,,

mngknkah prjalanan msih pnjang,,,,
apkah tlah ckup bekalku d'dunia yg kekal,,

knpa terasa dekat,,
apa yg harus aku perbuat,,
lumuran yg masih melekat dan pekat,,

aku rindu,,,
aku ingin plang, tnjukan jlan plng Ya Rabb,,,,
tuk mencari bekal d'alam masa depan,,,

maaf

kembalilah pada si pemegang kekuasaan..
maafkan ku telah lancang,,
bermimpi hanya tuk indah berjalan,,
ku lampau i batas ketidak normalan,,

maaf semua sudah terkuak,,
hnya menyisakan sesak,,
akhirnya sepi yg berarakan dengan bara,,,
semua tlah nyata,,
semua tlah telkasana...

ku tau akibatnya,,,

berjalan dg cerita yg membingungkan

Jumat, 14 Oktober 2011

hati ini masih temaram,,
terpuruk dg keraguan,,
dalam ringkas cerita yang membingungkan,,
memberi warna dalam kehidupan,,

berjalan dg tetesan darah,,
teriris getir cerita yang membingungkan,,
rancu tampak sebagai seorang lelaki,,
bertahan dengan cerita yg membingungkan,,,

harus ku apakan episode mendatang,,,??

maaf ku coba bertahan

maaf perasaan ku tertahan d'tenggorokan,,
merenggut indah,tuk lepasnya kasih sayang terdengar

maaf aku takut jatuh tuk sekian kali,,
maaf ku masih akan berjalan dalam kesemuan,,
tapi ku akan bertahan dan masih akan menahan,,

hanya harapan yg membuat ku tetap bertahan
tuk merengkuh dirimu semampu ku bertahan,,,

kebebasan

Minggu, 09 Oktober 2011

gumpalan awan berarak menyelimuti cahaya,,
saat dimana ku bertahan tanpa cahaya,,
masih berjalan dalam temaram,,,
terbuai hasrat penghabisan,,

ku seret kaki agar sampai kedepan..
ku tertatih mendengar jerit hatiku,,
masih berpikir pada kehancuran,,,,,,,

ku ingiiiinnnnnnnnnnnnnn kebebasaaaaaaaaaaannnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnn

sakittttttttttt..

sakittttttttttt..
terjtuh dari ketinggian,,
remuk luluh lantah,,,
hancur berkeping-keping,,

ku takluk akan perhiasan dunia,,
ku remuk akan cinta dunia,,
ku sakit akan dunia,,

Ya Rabb terima kasih atas semua ini..
ku kembalikan hati yang tak bertuan kepada Empunya,,,

huftttt

Sabtu, 08 Oktober 2011

waktu ku hilang termakan,,,
tumpukan berkas pelepas kesakitan,,
hanya mampu sesaat bertahan,,

terlinang darah merah hitam pekat,,
terkena ranjau yg terpasang,,

ingin ku peluk erat diri qu,,
ku dendangkan sebuah lagu,,
agar setiap jalan ku tak termangu,,
menatap wajah yang dirindu,,

Untuk Marsha

Untuk Marsha
Cahayaku

Tiada kata yang dapat kusampaikan
selain maaf dan Terima Kasih
sudah memberikan arti di hidupku yang sempit ini

aku harus pergi
bukan meninggalkanmu
tapi hanya terlepas darimu

jika kamu yakin akanku
maka memang inilah cara yang terbaik
untuk dijalankan…

permintaan hati, by. Letto

berjln,,,

dentang waktu teputar,,,
teribuak suasana menhanyutkan,,
hanya rintih kecil yg tak pernah diinganginkan,,
terperonggok karena pekat'y kesalahan sang petualang..

kini masih terdengar,,
denyut nadi tak beraturan,,
sesak dalam rongga napas,,
menahan perih tak sengaja terulas,,

selingkuh........

aku

ku ingin tenang dialam ku tak berpenghuni,,
ku tak ingin hanya bermanjakan kerutan2 sang kesesatan,,,

ku tak ingin remuk teramuk jati diri,,
ku tak ingin terurai nanah dlm pelupuk mata,,

AKU
Kalau sampai waktuku
Ku mau tak seorang kan merayu
Tidak juga kau!!!!.... (chairil anwar,)

sesak dada dibuat..

Minggu, 02 Oktober 2011

sesak dada dibuat..
kepercayaan hnya sesaat,,
pelampiasan kesepian yg membuat..
tutur kata pun dibuat-buat,,

sesak dada dibuat,,
ranjau yg ku tanam terinjak oleh ku sendiri
hanya bernyanyi ditemani sepi,,
harus dg apa ku membalut luka ini...

sesak dada dibuat,,
hancur berserakan dan berantakan,,
tak kusangka terulang kali hanya permainan,,
tak ada yang mengulur benang layang2
terbang dan terjatuh dari ketinggian..

sesak dada dibuat

yang dikepala...

Sabtu, 01 Oktober 2011

santun pada lingkaran...
hanya berjibaku dg tak bernyawa,,

ku meneguk setetes nila(racun)
bersentuhan akan derita,,

ku sengaja terlihat tak bernoda,,
tuk dapatkan noda,,

siraman dari kesejukan lautan cinta,,
pupus akibat ego semata,,,

huft,,,,


kekakuan sikap tak terkoyak,,,,
bermandikan masalah hati,,
dinginnya gliat lidah,,
terlantun pelipur emosi,,,

aku ingin hijrah,,,
agar hidup tak merasa gerah,,,
dengan dengkuran2 mimpi pembuat lelah,,,
kapan aku akan berubah,,

Ungu - Kekasih Gelapku

* ku mencintaimu lebih dari apapun
meskipun tiada satu orang pun yg tahu
ku mencintaimu sedalam-dalam hatiku
meskipun engkau hanya kekasih gelapku

yakinlah bahwa engkau adalah cintaku
yg kucari slama ini dalam hidupku
dan hanya padamu kuberikan sisa cintaku
yg panjang dalam hidupku


ku mencintaimu sedalam-dalam hatiku
meskipun engkau hanya kekasih gelapku
ku mencintaimu lebih dari apapun
meskipun tiada satu orang pun yg tahu
ku mencintaimu sedalam-dalam hatiku
meskipun engkau hanya kekasih gelapku

kekasih gelapku

syair-syair beradu dg otak,,,

Jumat, 30 September 2011

syair-syair beradu dg otak,,,
bersanggahan selimut hati,,,
lantunan lidah tak bertuan,,,
kepergian kaki dari ranjau,,

silsilah berorasi,,,
takluk akan canda tawa yang semu,,
runtut akan ilmu yang ditebar,,
tak mudah mengobrak-abrik dg akal pikiran,,,,

??huft

jejak tak bertema,,,,
berkumpul diarena pacuan kuda,,
sendau gurau para petaruh,,
bermanjakan dg kuda yang terlena,,

tusuk cerita runtut,,
terurut penuh berkah,,,
santun kata bermaja-manja,,
hanya titik balik sang takdir didepannya,,,

hufffttt

terima kasih hamba atas cinta

Senin, 26 September 2011

kekebalan raga tak bertuan,,
tersibak butiran2 cinta yang terlekat,,,
berselimut dalam dingin kata,,
alunan cintanNYA yang tiada tara,,,

riuh para pujangga,,
bersenandung tentang kuatnya cinta,,
hati menciut berperawakan tak berdaya,,
terima kasih hamba atas cinta yang bergemuruh dari do'a,,,

???

sraut wjah brglayut d'angan2..
rentetan ksih d'prthankan tuk jln yg trang..
pgi yg indah, tuk malam yg mengangah..



smrbak ilmu d'tebar..
rntai2 k'trbtasan akal,, d'putar tuk brthan..

kras hti d'prtaruhkn..
aknkah hikmah tergenggam..





lirih dentang waktu,,,
tak tertangkap akal pikiran..
dalam dunia penuh busana,,
berbondong-bondong kata bercerita,,,

pertigaan perswahan

ujung aspal d'prsawahan,
tetap ikut aspal tau msk k'swah orng

kemelut bntang kcil,
pnghias wajh mlm,
kpn bntng rakaass dtng..

kembali untuk pergi,

kembali untuk pergi,,
bentang sayap tak bernyawa...
terogrok debu d'taman yang indah,,
selaras berjalan berdampingan..

pelan - pelan dan pelan,,
yang dikagumi mulai d'dpan,,
redup mata semakin d'tegakan,,
maaf berjalan dalam kebohongan,,

??

dinding yg bergeming,,
brsama alunan langkah yg sayu,,
semangat tak knjung mmbatu,,
hanya berperawakan dingin

sisi waktu yang tak lain,,

??

semilir angin gurun sahara,,
lembar-lembar tampak trgores birunya tinta,,
sayup-sayup bergtar mengelilingi telinga
dunia antah berantah yang tak kunjung direbutnya,,

susunan saraf berdebat,,

diksi mengalir tiada arti,,,

diksi mengalir tiada arti,,,
berarakan ringkih dg tarian kepala,,
santun membuyarkan penat,,
bercerita riang dlm lingkaran besar..

diksi mengalir tiada arti,,,
menemani tarian jari-jari
semoga akhir cerita hepi,,
agar otak tak jenuh lagi,,,, ^_^

tantangan riang,,

tantangan riang,,
masih berpikirkah pd sang Maha Pemegang
rancang yg sulit terobrak-abrik pikiran,,
mendendangkan kehangatan yang akan datang,,,

menjamu aral melintang,,
senyum dan sabar masihkah dipegang,,
lirih logat godaan,,
ayo semangat tuk ilmu perubahan.... \(`-`)/

??

serut klopak bunga,,
nila meramu manis,,
ranjau nyaris terpijak,,
menebak aral melintang,,,

menggumam tnpa makna

sisi - sisi yang takluk terseret waktu,,
diksi semerbak mewangi,,
sesat tak terjawab....

runtuh suara-suara penggoda,,
rancang terlarang terbuang,,
menggumam tnpa makna

blm jadi,,

blm jadi,,
ramah tamah dg mimpi,,
berbalur asyik tanpa tragedi,,
kala rencana tak tereksekusi,,
singgung hati semakin menjadi,,

rancangan alur berbaur dg rongga2 kaki,,
sejenak mudik tuk bersilturahmi,,
tutur sang waktu becemburu,,
rancu dikala pendapat tak membatu,,

ampuni hamba Ya Rabb,,

ampuni hamba Ya Rabb,,

tak mampu merasakan lagi nikmat dariMu,,

tergopyoh-gopyoh ku melangkah kepadaMu,,

berjalan dengan mabuk,,

hanyut dalam kesejukan nila,,

larut akan lingkaran nafsu,,

Ampuni hamba Ya Rabb,,

ku terperanjak dlm silsihan api,,

sengat mentari tak lagi menghiasi,,

hanya rintih-rintih kecil sepi.,,

berarak dg lemahnya tubuh mungil ini,,,

Ya Rabb hamba berserah kepadaMU,,

atas segala nikmatMU dan ketidak berdayaan hamba,,

tak terasa ku terperosok, dan hanyut akan nafsu,,

kuatkan Hati hamba Ya Rabb didalam perjalanan kasih sayangMu,,

Amin,,,,,,

hidayah yg tak kunjung datang.

hidayah yg tak kunjung datang..

lengan-lengan yang tak bercahaya,,,
redupnya yang tergenggam,,
beraromakan tumpukan daging tuk bahan bakar api,,
bergeliat tanpa beralas, kecuali tuk dunia,,

keras akal berputar,,,
senyum berarakan bergrilya kabur,,
terperas dalam lamunan,,
retakan-retakan kekeringan terhampar,,

kapan hujan n kilat d'musim kemarau

ramadhan tlah tertinggal,,,

ramadhan tlah tertinggal,,,
akankah himkahNya smp ke'depan...

dalam jln yg berlumbang,,
akankah ramadhan datang tahun dpan,,
menemni pelampiasan kasih sayang..
merujuk pd keharmonisan,,

ramadhan tlah tertinggal,,
terseret oleh waktu,,
masih dimanjakan oleh batu..

Sang Perkasa tlg pegangilah

lengan tak lagi dpat tuk menggenggam,,
kini tak berpegang,,

didapati tak teraniaya jasmani,,
semilir angin memberi pelecut tak bertepi,,

temani menggumam tuk singgah,,
raga yg tak bertuan tlah tertinggal,,
bercanda tawa dg kekeringan,,,
teraliri sampai kehilir...........

Sang Perkasa tlg pegangilah..

mungkinkah terulang,,

mungkinkah terulang,,

canda tawa yang harus membuat berjuang,,
mendekap indah api membara,,
melumatkan kepercayaan,,

bergetar bak kadar garam dilautan,,
singgah sejenak tuk berpendapat,,
gemuruh lawakan menyelinap,,
berperawakan tak terlawan,,

mungkinkah diksi terulang,,,

waktu q telah habis,,

waktu q telah habis,,

waktu q telah habis seperti masa2 sebelumnya,,
semua tlah kembali dlm dekap pemiliknya yg tak nyata,,

senang bsa menemani sesaat dalam kesepian,,
tercekik bila mengharap berlebihan,,

salah pula dalam menaruh akal,,
berdesakan dengan perasaan..

waktu q habis..
ketika semua langkah tak puitis,,
berbekal alunan egois,,
tetap diam pd sikap yang tak atletis,,
tercakar kuku pesimis,,

waktu q habis,,,,,,,,,

senyum itu

Sabtu, 06 Agustus 2011


senja temaram datang..
tersibak senyum meneduhkan pikiran..
sang raja malam dg anggunya tersenyum..
tergurat bersama indahnya sepi...
kau menyambut ramadhan dg rekahan itu...
menemani jalan menuju ketenangan....
sungguh Maha Besar penciptamu,,,
menaburkan keindahan tuk selalu mengingatkan...

semoga masih bertatap d'malam2 yg dirindukan

huft

senyuman yg disayangkan,,
bulan tersenyum ditengah bintang..
sejuk, tenang dan damai,,
angin berdesir berbisik dalam sampul diri,,
pepohonan bertasbih memenjarakan ego,,

knp erat genggaman tak menjadi jalan..
pekat semakin menjadi,,
gengam erat tak memenjarakan kelam..
terjerembab hangat dalam dekapan malam..

Ampuni Atas lemahnya erat genggaman....

Impian

impian
sempat melahap ilmu penghambat,,
kerinduan akan masa depan,,
tampil dalam singgasana kemenangan,,
menghidupkan cahaya kedamaian,,

bangun dlm kepekatan,,
menapilkan kepikunan yg terlarang,,

semoga merasuk dalam buhul kalbu,,
gengam erat yg menginspirasi langkah,

3_16

?

akankah ditemui saat senja temaram,,
bulir-bulir kesejukan sebagai pelengkap persahabatan..
masih tertelungkup pada hinar binar kehidupan,,
pamer akan keterpurukan..

sejauh mata bercerita,,
mengungkap gerak-gerik jalan,,
akankah semua terobati,,,
atau hanya akan sejenak mengendap,,

3_16

kuatkan aku

Senin, 18 Juli 2011

ku mengeluh karena ku lumpuh,,
terkalahkan oleh gejolak yg selalu menarik,,
kalah kah diriku dg eja'an-eja'an teka-teki itu,,
berjalan menyusuri kelengkapan rintih,,

ku ingin berteriak dalam benak,,
ku ingin menang dalam pekat,,
ku ingin mengeksekusi yg terlekat,,

kuatkan aku dalam perjalanan bersama ilmu ini Ya Rabb

dinginya sikap

menggigil menatap sikap,,
memerankan sesuatau yang penat,,
tamparan hikmah yang tak didapat,,
menggambarkan hari yg tepat

terlarut dlm simbol..
hanya menganggap sesuatu yg muncul..
melebur bersama kepikunan,,
masih terdiam dalam lamunan,,

apakah kegalauan yg terasa

selintas bercanda dan tertawa,,
mengisi perjalanan pertanyaan..
tak nampak sebagai perubahan,,
pemikiran terlampiaskan dg kekotoran,,

sahut-sahutan kata,,
teman diri tanpa tergores makna,,
mendung meneduhkan sinar cahaya,,
bermuatan kilat-kilat yg siap menyambar,,

apakah kegalauan yg terasa,,

Tarian Kepala

masih terikat pada rintihan malam,,
dingin, bising dan tak erat genggaman,,

tarian kepala seakan enggan berhenti,,
menemani hari-hari yang jangan sampai mengikat janji,,
lamunan pada sosok yang jangan sampai terjadi,,
agar semua tak menanggung kerasnya aliran ini,,

redalah untuk memperkuat langkah,,
redalah agar semua tampak indah,,
redalah agar ku dapat menjernihkan hikmah,,

Terima kasih atas kasih sayang Mu setiap waktu,,


singgasanaku

Rabu, 13 Juli 2011

Dalam dunia tanpa bayang,,
betapa sulit mencari terang,,

mengurai titik-titik bertebaran,,
rangkaian ilmu bak membeku,,
terhapusnya jejak - jejak kaki,,
semilir bagi keterpurukan hari

singgasana yang tak mampu dipertahankan,,
menapilkan kebijakan-kebijakan semu..
tarian aliran air keruh untuk esok,,

kapan,, kapan,, dan kapan,
ku mampu merenggut singgasana ku,,,,

penyakit itu

penyait yang diderita,,
semerbak mengharumkan jalan menurun setapak,,
hanya sedekat itu kekalahan pagi,,
sesak dalam celah udara tanpa pemerhati,...

ingatkah ketika kerutan wajah memerah,,
sendau gurau yang tak pernah diharap,,
membarengi langkah yang salalu menyayat,,

aku kalahhhhhhhhhh................​.................

tahtaku

singgasana itu
tak mampu ku merebut tahta ku,,
pemberontakan yang tak pernah membantu,,
selalu terkalahkan dalam lemah genggaman
menampilkan dendam yang semakin berkecamuk,,

kembalikan tahta ku,,!!!!

bebas???

bebas dalam langkah..
mengarungi hamparan yang hijau..
terpaut sindiran-sindiran kasih sayang,,

lamabian kasih sayang,,,???
begitu remuk dalam ego
kepala serasa berat,,
menunggu eksekusi yang tak pernah beranjak,,,

????

titik-titik menusuk kesepian,,
walau datang sebagai pelampiasan,,
ringkih hatipun muncul dipermukaan,,
hanya sesaat bercanda dan bertengkar

luasnya alam seakan bernaung dalam kepala...
sulit terbebas dalam kedangkalan kata,,,
pupuk yang tak merata,,
terik yang semakin membuat gersang,,,

senja yang dirindukan,,,
semoga tak merasakan kepakatan,,

mimpi yang ta pantas

tak layak bagi kebekuan akal,,
memimpi untuk bersanding dalam kedudukan,,
sungguh sulit terjerembab pada titah yang tak terlihat,,
membutakan untuk pendapat,,

kuatkan untuk lurus pd taburan kepikunan,,,!!
dan hentikan pertempuran hati dan pikiran....!!

mengapa masih?

aliran kata seakan tak beranjak,,
canda tawa tetap pada logatnya
dalam kehangatan selimut
penat dalam tak berdaya,,

memalingkan muka dari jalan,,
kenyang akan aroma tak nyaman,,
remuk dalam benak,,
masih bergumam pada "kebijakan yang semu"

teka-teki

mengimbangi teka-teki keburukan,,
menampilkan kerumunan harapan,,
hanya sepenggal bagi jiwa-jiwa yang terbuang
dalam menikmati jalan yg tak tau berujung,,

simak pengetahuan yang tak terlihat,,
memutuskan untuk melamun sejenak,,
menemani waktu yang terbelalak,,
menanti kehampaan dalam ledakan,,

malam

simfoni yang indah dalam desiran malam,,
menunjukan ketenangan,,
hati yang kelam karena perjanjian,,,
membungkus kesal dalam nikmat'y kasih sayang,,

ranjau bak tertabarak kaki,,
bummmm,,, menggetarkan dan memnghambat,,
tak layak sebagai penikmat,,
masih membunuh waktu dg kerabat,,,

kabut

kabut yang menutup cahaya,,
memalingkan seberkas ilmu dari Nya,,
tak nampak tapi itu terlihat,,
akankah semua jadi penghambat,,,

terlalu buruk kata tuk jadi pengikat,,
dalam lelap dekap sang penjilat,,
membentengi aliran manfaat,,
cahaya itupun masih tersirat,,

maaf ketika ku menghadap

menghadap dengan mabuk,,
membuat tak merasakan nikmat,,
kapan suara derit pintu terbuka,,,
mengilhami langkah dg menghadap,,

tak nampak kekompakan janji,,
yg ada napak tilas semakin menjadi,,
layakah semua sebagai jalan,,
dan
kapan mengobrak-abrik singgasana keburukan,,,

??

menyimak butir-butir kasih sayang,,
sengaja ditebar yg merupakan hakekat tuk meleburkan kepenatan,,
dalam dunia kepemimpinan,,
memegang teguh tuk selalu berusaha berkuasa dalam tampuk peperangan,,

mampukah,, sudikah,, dan kembalikah,,???

hempas

seklumit mata terhempas,,
dalam benak kebebasan yg belum tegas,,
kumenarik harapan dengan tuas,,
sesosok cerita yg terbuat oleh besarNya kuas,,,

dalam tarikan napas
sedikit menentramkan kekosongan rongga,,
membaur dg kata-kata yg tak bermakna,,
menegaskan bahwa semua telah terhempas...

kapan?

Jumat, 17 Juni 2011

simpul yang terikat dalam benak ini,,
membungkus penat dalam lamunan,,
tampak kecamuk dendam dalam sengat api,,
masih berpikir pada terlahirnya kebijakan yg semu,,,

malu tersindir kebekuan,,
hanya semringah pada ego,,
menunjuk setitik abu-abu yg mengglayut dalam hati
kapan akan berakhir dunia semacam ini


d'balik kaca dalam penantian,,
terhembus embun pengabur pandangan,,
indah dalam dekapan,,
tapi ku tanamkan kekecewaan,,

semringah memandangan jauh dibalik kaca,,
memandang bayang-bayang kasih sayang,,
menentramkan sejenak lamunan,,
dan lagi-lagi terkotori semu kebijakan,,

3_16

uluran musuh selamanya

Selasa, 14 Juni 2011

sayup - sayup terdengar lambaian,,
menguras konsentrasi sesaat,,
tak nampak bahwa itu penghambat,,
ku tanggapi dalam kebingunan dan kesakitan,,

setiap lirikan ku tatap dengan kegalauan,,
nampak ku kenal tapi kenapa asing,,
ku tanggapi setiap tuturnya,,
begitu mengasyikan, tapi kenapa hati terasa tersandung,,

siapa kau??
apa kau??

haruskan selalu ku dengar katamu,,???
Ya Rabb lindungilah hambaMu ini,,,

???

Binar-binar mata yg menggetarkan jiwa,,
mendekap dalam pelukan syukur untuk sang pencipta,,

mudahkah kita tukmenggapainya,,
dalam lingkup gemuruh dunia yang fana,,

sepenggal cerita tuk merebahkan sejenakjiwa,,
memupuskan sedikit untaian musuh yg selalu berkarya,,,,

memikul dendam dalam peubahan,,
menorehkan bintik-bintik keburukan,,
hanya sedikt waktu yg tergenggam,,
apakah mampu menyejukan dalam malam....

???

Sabtu, 11 Juni 2011

dalam kekosongan udara saat ledakan,,
yang terlihat telah dan akan adanya kehancuran,,
sisi hidup yang sungguh ingin mengeksekusi,,
dibarengi nila yang semakin menjadi,,

sayu menatap cermin,,
syukur yang belum bisa diukir,,
bersenandung dg petir,,
tak khayal itu hanya ingin,,,

?????

Kamis, 09 Juni 2011

menyimak berita,,
seretan waktu semakin kencang,,
kenapa semua tak diimbangi dg lebih sayang,,
adakah cerita ketika ku berjuang,
dalam rimbunan untaian..

titik-titik penghalang,,
akankah hilang,,
agar cahaya hangat datang,,
dibarengi dengan syukur yang mengembang,,,

cerita itu,,
menampilkan perawakan,,
sangar, kejam dan menakutkan,,
usirlah tuk jadi pemegang,,,

Maaf

susunan kata seperti tak tertata,,
hanya mengigau pada kesakitan, kesedihan, keburukan,,
mungkinkah jauh dari syukur jadi alasan,,,
ketika semua nampak tak bertuan,,,

sering kali sampan itu terombang-ambing dalam pelukan,,
terciptanya maha karya yang blm pernah terealisasikan,,
sepenggal ucapan ingin terbuang,,
dalam jeritan hati yang mengambang,,,

sudikah kiranya Kau perjelas "Puing-Puing Malam" itu
agar pelukMU selalu dapat terasa,,
disaat aku bimbang,,
ataupun saat aku senang,,,

maaf,,maaf,,
berulang kali egois jadi alasan,,,,,,

???????????????????????

tak pernah sedikitpun ku byangkan ,,
bahwa dalam benak itu ada kehidupan,,
kehidupan yg meminta kebebasan,,

dalam jagat yg bergelimpangan kasih sayang,,
teraniaya dalam serutan kepalan,,
mantap tak pernah sesekali terpegang,
hanya duri yg mengimbangi setiap ucapan,,

telah namapak kerusakan didarat dan dilaut,,
akibat ulah manusia,,
tak sadarkah dalam aliran air yang dangkal terselip harap tuk berpegang,,
ingin kemuliaan yang selalu membabi buta mencari tumbal,,
tak nampak setiap keringat yang merugikan ,,
menitik debu dalam singgah sang pedoman,,

tetap-tetap-dan tetap,,
menjadi misteri yang belum terpecahkan,,,
kuatkan tuk mengucap selamat tinggal pada ke'egoisan,,,

bye,,bye,,,

ternyata..

Rabu, 08 Juni 2011

ternyata..
semua itu nyata,,
nampak aq digigitnya,,
wahhhh sakitnya,,,
disudut ruang yang terdalam,,,
menapilkan sesak dan terpendam,,
kini berjalan hanya berarakan dg awan,,
jalan d'tuntun oleh redup'y cahaya..

semua telah nyata dan semua telah nyata,,,
hanya helaan napas sedikit penawarnya,,
itulah akibat jauh dariNYA,,
Astaghfirullah hal'adzim...

bye,,bye,,,

3_16

akhirnya???

Selasa, 07 Juni 2011

akhir'y

hari itu datang,,

ketika hanya lewat tak ku tanggapi,,

akhir'y hari itu datang,,

dmn Engkau beri Pelajaran Tambahan,,

akhir'y hari itu datang,,

teka-teki yg menambah kecang perjalanan,,

akhir'y hari itu datang,,

ketika hanya nyaman yang semakin keras ku panggil,,

akhirnya hari itu datang,,

ketika tenang lagi2 mundur kebelakang,,

akhirnya hari itu datang,,

reka-rekaan semakin ingin kupeluk,,

akhirnya,akhirnya dan ternyata itu belum akhir dari semua,,

?????

Minggu, 05 Juni 2011

??
tipu daya sang angsa,,
menimbulkan sebuah tanya,,
apakah kami itik buruk rupa???
tetap saja akal belum menjawabnya,,

simak telapak jejak,,
mendung selalu berakan,,
dengan cahaya yang seharusnya datang,,
diringin tadahan kasih sayang untuk semua,,

sampai pada titik nadir,,
semua masih bergulir,,
menggeliat tanpa berkeringat..
itu sulit jika trus teringat,,

??

menyimak teka-teki yg terselip d'sela2 langkah kaki,,
memberontak dalam mimpi,,
seraya memanggil-manggil keburukan hati,,
dengan santun menerima dg sepi..

tampak sesuatu memerah,,
menelisik dalam pantulan cermin,,
berarakan sisa-sisa tetesan darah,,
hanya terbaring kaku dalam ranjang harap,,

3_16

goresan putus asa

Sabtu, 28 Mei 2011

lembar mimpi berdebu dan usang,,
tersentuh takutnya kekecewaan,,
walau nampak dunia terang,,
tapi terhenti dalam kaki dan pikiran,,

senandung seperti tak bertuan,,
tergambar kekalahan sang pejuang,,
disudut ruang terperonggok dalam lamunan,,
menikmati tetesan kasih sayang,,

goresan putus asa,, 3_16

?????

Rabu, 25 Mei 2011

bisik
rinai hujan itu datang,,
katak berteriak melepaskan syukur,,

lambaian cerita selalu menuntun jalan,,
membisikan butir demi butir diksi
membumbui langkah-langkah kaki..

terima kasih karena semua telah mendengar langkah kaki,,
jari tak berhenti walau telapak kaki menangis,,

..



sebenarnya apa ini,,
sesak ku menghirup udara,,
serak ku berkata,,
abu-abu ku menatap,,
tak terdengar apapun dalam kebisingan,,
..
terlepas ketika ku memegang dan
nyeri ketika ku malangkah
.. kemana "genggaman eratku"???

??malam??

malam ingin kau datang,,,

dada ini sesak dalam lamunan,,

malam,,,

malam ku ingin kau datang,,

sebenernya masih takut kau cepat datang,,

lumuran siksa masih tergambar,,

kapan ku ingin semua ini terbang,,,

kata-kata pun tak sanggup tu menendang,,

melodi yg selalu menyat hati,,,

kapan semua ini menepi,,

malam datanglah ketika ku peluk cintaNya,,

malam datanglah ketika ku tlah membasuh perih ini,,

malam datanglah ketika semua terlunasi dg kasih sayang,,

malam cepatlah datang tapi aku mohon untuk menunggu semua rampung dalam senyuman,,,,,

Kenapa???

kenapa ketika ku memerlukan petunjuk ku malah menjauh,,

kenapa ketika ku memerlukan peluk aku malah bermusuh,,

kenapa ketika ku memerlukan kasih sayang aku malah membenci,,

kenapa ketika ku tak sanggup berdiri aku malah egois,,

kenapa ketika ku tak sanggup melangkah aku malah berlari,,

kenapa ketika ku tak sanggup melawan aku tak cari pelindung,,

kenapa ketika ku lemah ku tak berserah

kenapa ketika ku perih ku tak ingin merintih,,

kenapa,,kenapa,,kenapa,,kenapa,,

dan kemana???????

Keping-Keping Malam

keping-keping malam,,

kalian terlihat berserakan

kenapa kalian tak mampu jadi perubah..

keping-keping malam,,

sayatan - sayatan dunia, ingin kalian tertata,,

tuk mengakhiri langkah yang terlihat lelah..

keping-keping malam,,

seram masa depan

terperonggok menjadi perih, yang ingin kalian slalu datang,,

kalian sudah mulai tertata,,

ingin benak selalu mengingatNya,,

"ku harap kalian terkumpul sempurna ketika bekalku siap"

???

Rabu, 18 Mei 2011

sepi langkah tak bertepi,,
napak tilas alas yg tak pernah dimengerti,,
diracikNYA bumbu tuk jadi teman yg lirih,
menggandeng syukur yg meruntuhkan lamunan,,,

sungguh kata seperti tak bertuan,,
hanya bergumam dg titik perih,,
melontarkan keras kisah yg tak jelas,,
hanya membekas dalam dunia tanpa batas,,,

lembar-lembar blogku

Selasa, 17 Mei 2011

hai kanvas,,
kau nampak putih dulu,,
ingatan ketika ku merangkak mengenalmu,,
kini kau yang menemani rintihanku,,
maaf kalau aku egois kepadamu,,

hai kanvas,,
senang bisa memperindah dirimu,,
tapi kadang harus kukotori kau dengan peluhku,,
tolong jangan kau tinggalkan aku,,
hanya Allah, kau, n yg tak terduga yang mendengar, n menatap hatiku,,

ku ucapkan terima kasih cukup itu yang ku mau kanvas,,

maaf harus terucap,,,

sakit,,sakit,,sakit,,
apa sebenarnya ini,,
mengapa hati serasa tak bertuan,,
mengapa hati seakan perih,,
apakah yang menyayatku,,
bagaimana sayatan itu bisa,,

Peerrrrrrrrriiiiihhhh,,,
rintih ini,,
inginku tahan,,

apa semua ini gara - gara ku tahan peluhku,,
ku menahan butir-butir kasih sayangku,,
haruskah kuteteskan semua ini,,
agar sakit ini tak semakin menjadi,,

wahai kanvasku,,
maaf dan terima kasih, kau tak pernah mengeluh ketika rintih ini penuh,,
ku coba ingat penyebab sakit ini hanya datar layarmu yang tergambar,,
ku tak ingin semua tau,, cukup Allah, Aku dan kau, kanvas,,

Rintisan Kemerdekaan,,

Rintisan Kemerdekaan,,
telah sedikit digambar,,
dalam meniti jalan yg lebih panjang,,
Rintisan Kemerdekaan..
inginku eksekusi,,
tapi butuh kerja keras,,
dan aku takut melihat wajah yang cemas,,
Rintisan Kemerdekaan,,
dalam putaran gerigi,,
ingin ku tampakan menjadi saksi,,
dalam lirih yang sakit,,
dan sayatan yang melekit,,,

masaku

masaku
dalam waktu ku menunggu,,
risau yg menyulut-nyulut,,
aku takut,,
jika tiba, tak bisa bertegur sapa,,
sapaan ketenangan yang biasa dilakukan sang pendosa,,
aku takut,,
jika panggilan itu datang,,
ku tak mampu menendang,,
menendang bayang-bayang sang penyerang,,
yang datang tak pernah kuharap dan kuundang,,
aku takut,,
malamku tak berTuan,,
hanya siksaan yg berkembang,,

Ya Rabb,,
Ampuni HambaMu diatas lumuran dosa yang membelenggu,,,

Egoku

Ego ku,,
Ampuni HambaMu ini Ya Rabb,
Engkau yg pertama merasakan itu..
maaf,,dalam diamku, kutlah menyakiti mamak, bapak, adik, n kluarga ku,,
maaf,,teman-teman, kalian harus melihat itu..
Ego ku,,
Menari-nari dalam jejakku,,
Menjadika Monster untukku,,
Menelanjangi bekalku,,
Meruntuhkan ilmu,,
Ego ku,, Maaf,,
dalam tafsir yg tak pernah ku rengkuh,,
ku belum ikhlas menitipkan peluh,,
terlalu sibuk ku mendektekan cerita,,
yang jelas itu tak bakal terlaksana,,

??

Kamis, 12 Mei 2011

dalam rinai mimpi membeku,,
ketika butiran harap seperti membantu,,
membumbui stiap langkah nafsu,,
meramaikan dunia yang syahdu,,

kenapa tak juga hilang dalam bingkai rindu,,
padahal nyata harap telah kelabu,,
itulah ketakutan dalam kalbu,,
yang merupakan penghias dalam larangan nan ayu,,

Rindu Yang tak seharusnya..

Selasa, 10 Mei 2011

Rindu Yang tak seharusnya..

kenapa rindu itu menilisk dalam kalbu,,
padahal itu hanya seonggok debu,,
bagai dunia takluk akan cahaymu,,
tapi itu hanya penggrogoti iman yg layu,,

dalam malam duduk termangu,,
menatap senyum yg tak seharusnya dilihat,,
rindu melambai bagai kupu-kupu,,
indah,, tapi larang selalu berseru..

Ya Rabb, Ampuni HambaMu,,

tj_p

Reka-reka'an itu

Senin, 09 Mei 2011

Reka-reka'an itu
Salahkah Ya Rabb,,
aq percaya itu benar,,
tapi kanapa masih terbayang,,
malah menjadikan gelisah dalam hari,,

Reka-reka'an itu
jalan dengan lambat,,
berusaha menjauhi tempat berpijak,,
mantab harus selalu tergenggam,,
dalam meniti jalan yang panjang,,

"Teguhkan Hatiku diatas PilihanKu Ya Rabb"

Rencana itu

Sabtu, 07 Mei 2011

Rencana itu
mungkin tanpa ada kata "I love u"
tak akan pernah mulai,,
tapi, memang harus tetap berjalan,,
meski semua harus sakit didepan,,

Rencana itu,,
kini membuatku sayu,,
menggumam dan terpaku,,
menggugurkan mimpi indah ku,,
merubah kepercayaan terhadapku,,

Rencana itu,,
agar semua tak lagi mendekat,,
manjatuhkan yang melekat,,
semakin jauh untuk ku lihat

tapi kini masih tetap terjerembab,,
dalam rindu yang tak mudah dibabat,,

Ampuni hambaMu ini Ya Rabb

Jalan Rencana Tak diharap,,

Jalan Rencana Tak diharap,,

Rencana tlah berjalan,,

tapi tetap jadi lamunan,,

tidak menimbulakan kepuasan,,

memang senyum itu semakin jauh melenggang,,

Tapi akar itu masih sulit ditumbangkan,,

Jalan Rencana..

kata tlah dimulai,,

menandakan awal telah mulai,,

kenapa tengok masih terbuai,,

akhirnya 'jalan rencana tak diharap' melambai,,

Jalan Rencana..

masih tetap melabat,,

kadang masih tersangkut dalam jerat,,

aku Mohon tetaplah menjauh,,

agar dadaku semakin teduh,,

Benar-Benar Mimpi

Jumat, 06 Mei 2011

hari yg telah terlewati,,

tak ada pesan basa-basi,,

memang kadang membuat sepi,,

tapi semua pasti ada hikmah tersembunyi,,

tampak kaki seperti mati,,

ketika capek tak ada yg menemani,,

hanya raga ada teman disini,,

tapi hati terasa sepi,,

"itulah tanda iman yg tak rapi"

Ya Rabb ampuni hambamu ini,,

dg datangnya rasa ini,,

semua tampak seperti dunia mimpi,,

tapi kapan mata ini berdiri sendiri,,,

"menatap masa depan yg indah tiada henti"


Tarian Jari???

dalam balutan mimpi,,

begitu pekat merambat,,

menelisik dalam karat,,

terasa benar saat kumat..


kenyangnya rangkaian kata,,

yang terbalur bagai pujangga..

membujuk jiwa yang terluka..

aduch sungguh susahnya,,,,.


tak bermasuk tuk masuk,,

hanya sekedar menekuk,,

andai dalam untaian rindu terbekuk..

semua akan indah menusuk,,


ku berdiri bukan untuk mengabdi,,

hanya sekedar berbagi,,

tapi semua terlanjur terjadi

mungkin senyum indah itu akan benar - benar pergi,,,,

Seram Itu Datang,,,

seram itu datang,,,
menampilakan perawakan yang tajam,,
menakutkan bagi yang tak berkenan,,
merepotkan dalam pikiran,,

seram itu datang,,
menghanyutkan kesadaran,,
melubangi dunia yang tak bertuan,,
sampai menggigil dalam lamunan,,

seram itu datang,,
Membuat buruk keadaan,,
mengganggu pembelajaran,,
merangsek tuk jadi pemenang,,

Pergi kau seram,,,
gantikan dengan kebahagian dari Yang Membuat Keadaan

Untai Kata

Rabu, 04 Mei 2011

untai kata,,
semua nampak direka-reka,,
berharap mendekat tapi semua dusta,,
memang tak semudah dalam kata,,
kita pun hidup di dunia maya,,,

untai kata,,
kini tak lagi dapat dirasa,,
tlah jauh dari nyata..
dalam raga kadang menjulang olehnya,,
kini harus ditahan sekuat tenaga,,

Merdeka!!!

Kemerdekaan

Kemerdekaan,,
kini yg salalu berdendang,,
menjadi impian yang terpendam,,
ingin karya menguraikan masa depan,,
hingga nampak kemerdekaan yg selalu didengungkan,,

Kemerdekaan,,,
dalam raga tampak merana,,
ketika penjajah selalu menggrogoti jiwa,,
mampukah semua dapat teratasi
agar selalu bahagia dalam hari,,

Napak Tilas

napak tilas,,
sesuatu yang tak tuntas,,
memang kadang sedikit panas...
tapi kata telah terlepas,,
kini yang ada hanya kumpulan kertas,,
yang terpapar karena tumpahan alas,,
manaungi keinginan yang bebas..

hingga ilmu harus digunakan dg pantas..
menjadi bekal bila nyawa terhempas...

Kembang yg Harus Terbuang

Minggu, 01 Mei 2011

Rintik hujan diluar sana,,
menyegarkan untuk tanah yang tandus,,
setelah lama tanpa ada kembang ditaman itu,,
akhirnya muncul juga,,
kembang yang membuat harum taman,,,
tapi sayang harus dimusnahkan,,
gara2 dia, tak ada pegangan,,
betapa sulit kembang tu tuk dibuang,,
dipenuhi duri dan semak belukar,,

Ku Mohon Ya Rabb..

Cinta Yang Realistis,,

Jumat, 29 April 2011

cinta yg reaslitis,,,
nampak tak ada pegangan,,
tapi tetap harus berpegang,,
meski kadang terlepas,,
itulah awal terasa..

Cinta yg realistis..
walau itu tampak puitis,,
semua tak pernah terharap berakhir tragis..
meski dicoba tuk ditepis,,
akhirnya nampak sadis,,

Cinta yang realistis,,
harus ditanamkan walau itu perih,,
jangan sampai trus merintih,,,
meski hrus memikirkan dg waktu berlebih,,
jangan sampai seperti buih..

Ya Rabb,,,
Ampuni hambaMu ini,,

Alunan Merdu

Kamis, 28 April 2011

alunan merdu,,
dari berbagai rasa yg terpaku,,
dg bumbu yg saling terpadu..
menerpakan sedikit angin segar untukku,,
walau telah nampak rusak duniaku,,
aku akan mencoba tetap merayu,,
menyisipkan senyum dalam kalbu,,
hingga akupun meneteskan setitik peluhku,,
yg ku tanamkan untuk kasih sayang Rabb ku,,

Terima Kasih Ya Rabb...

Rancang yang terlarang

Rancang yang terlarang,,
Indah terlihat didepan,,
Menggrogoti sampai tulang,,
Menusuk hati dan pikiran,,

Pelukan yang tak erat,,
Membuat semua tampak hebat,,
Dan kini dicoba tuk lebih mendekat
Tapi akhirnya semua masih tetap melekat,,

ياَ Ù…ُÙ‚َÙ„ِّبَ القُÙ„ُوب ِØ«َبّتْ Ù‚َلبِ ْعَÙ„َÙ‰ دينِÙƒَ

“Wahai Rabb yang membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu.”
(HR. Tirmidzi 3522, Ahmad 4/302, al-Hakim 1/525, lihat Shohih Sunan Tirmidzi III/171 no.2792)

Senja

Rabu, 27 April 2011

senja,,
senja kini tampak sia-sia,,
keindahan mu kini sulit terasa,,
terbayang nila yang berkelana,,
menamparkan sedikit canda tawa,,
mengerami hati yg tlah nyata,,

senja,,
maaf kini kau sedikit terluka..
karena syukur ku sedikit merana..
tapi apalah daya..
ku tak mau menahan semua..

senja,,
sebenarnya hati ingin berkata,,
"maaf indahmu terkalahkan oleh cinta terhadap manusia"
naudzubillah....

Gundah

Selasa, 26 April 2011

waktu terlewat kadang membuat dangkal pikiran,,
menumbangkan kepercayaan,,
setitik debu berhamburan,,
menunjukan betapa besar angin meniupkan,,,

dalam rangka tubuh,,
tampak sesuatu tak mau meneduh,,
suara hati bergemuruh,,
melenggangkan jari yg tak pernah jenuh...

apakah yg dia rasa

apakah yg dia rasa,,
kenapa dia hanya tertawa,,
merasakan ada yang berbeda,,
ketika dia menyapa n ketika dia berkata,,

tampak dunia hanya milik dia,,
mungkinkah hrus gencar bertanya,,
agar hati lega,,
atau menunggu dia yg lagi tak berdaya,??

what's wrong with you??

tak sempat menatap

tak sempat menatap,,
semua sudah terlawat,,
bagai tak ada pelembab,,
terasa panas menyegat,,

rangkaian kata semaki menjenuhkan,,
ketika ditimpa kebodohan,,
dalam rangka cerita
tampak nyata tapi hanya sekejap saja,,

hidung tak merasakan,,
ketika bunga mekar dengan segar..
namapak tilas suatu alas,,
merbuhkan kepercayaan yg membekas,,,

Terlanjurnya Kata

bagai tulisan tak ada makna,,
ketika semua sudah terlewat,,
hingga kini kehabisan kata,,
tak ada lagi menarik dalam bayang,,

tulisan semakin tak berarti,,
ketika pikiran jauh tersembunyi,
suatu raga tak dapat menepi,
untaian hari semakin sepi,,

Terima Kasih

Sabtu, 09 April 2011

Rizqi
dalam rinai kasih,,,
terpancarkan dalam langkah kaki,,
menerangi bak mentari pagi,,
menghapuskah keluh kesah yg lirih,,

Alhamdulillah,,
butiran ilmu Kau tebarkan d'sekitarku,,
membuat semangat dalam hidupku,,
meramaikan cerita yg baru,,
yang semoga ku temuka ketenangan dalam kalbu,,

Alhamdulillah,,
himpitan sang waktu kadang membuat termangu..
tapi Kau datang tuk menghapuskan Pilu,,
sungguh aq minta Maaf kepadaMU,,
atas kelancangan mimpi dan kelemahan Iman q,,

cerita yang tak diharap

Rabu, 30 Maret 2011

sugguhan cerita membuat hati buta,,
menggumam bagai tak punya rasa,,
indah ketika saatnya..
tapi menyakitkan ketika mengharapnya,,

Riang yg dulu ku dendangkan,,
kini berubah jadi nila yang telah tertelan,,
sungguh merupakan penyakit alam,,
yang kadang tercipta dari dunia percintaan,,

by. rengekan Perasaan,,,

kecewa

Renta Karena Tlah termakan,
Terbang semua angan yang tlah direncanakan,,
memang suatu kesalahan,,,
membumbung tinggi tanpa pegangan,,
indah pertama kelihatan,,,
tapi akhirnya semua terjun dalam lamunan,,
"Rela atau tak rela itulah kenyataan"

Merdeka,,,,,,

by. Perasa yang terbuang.

Bimbang

Raga serasa tak bertulang..
ketika hati tak henti berguncang,,
mungkinkah sulit bagi Dunia ini,,
Tanpa adanya Pegangan yg Rapi,,

Indahkah dunia ini jika mampu menguraikan misteri,,
bersama pejuang Melawan Cerita yang tak henti membuat ketepi,,,
merenggut hati yang tak tenang,,
meramaikan dengan Perjuangan..

Merdeka,,,,,,,,

Riang

Rabu, 23 Maret 2011

riang itu menusuk dalam kalbu,,
hingga diri ini teronggok bagai babu..
menyaksikan Riang yang tak pernah sayu,,
sungguh merupakan untaian waktu,,
aq bertemu dengan mu,
dan merupaka syukur bagiku,,
andai rindu,
terbalas dg riang yg indah itu,,

(............)
mungkin
malaikat kan menuliskanku,,
"air itu akan jd nila untukmu"
wahhh betapa hancur dadaku,,

by. Tarian lentik jari sang perasa.

senyummu,,

mengingatkan anganku,,
menelisik bawah sadarku,,
membumbui hariku,,
menyisipkan senyuman tanpa haru,,

Senyummu..
indah bak butiran air
mungkinkah aku bisa memilikimu yg lahir
menemani sisa rajutan Pena dariNYA..
yang selalu ku impikan bahagia..

Senyummu
rangkaian dari hatimu..
kau jarang nampak sayu dan layu..
bagikan ceria dan lincah itu,,
agar bersinar setiap hariku...

dunia yang sulit terlupa

Jumat, 18 Maret 2011

mulai lagi hangat dalam berita perasa,,,
bisik - bisik yang menelisik..
membuat memar raga yang tak nyata,,
harap tidak sampai lembaran senja, ini menggelitik

Muram,, remang,, terang,,,,
bersitirahat sejanak dalam benak,,
mengisi nyanyian-nyanyian yang serak,,,
menyelimuti genggaman yang erat,,
hingga akherat mendekat,,

indah malam merupakan impian,,
menilisik dalam lamunan,,
sungguh merupakan jeritan,,
yang belum pernah terhentikan,,



Ya Rabb, Hamba yang hina ini menghadap dengan berlumuran dosa,,
hamba mohon lindungi hamba dari godaan setan yang terkutuk, yang selalu mengitari Nafsu,,,,,
Ampuni Hamba Mu ini,,,
TamparLah dg lebih keras,,,
Amin Ya RobbalA'lamin

simpang itu,,

Senin, 21 Februari 2011

Merupakan sebuah salah bagiku,,
hingga cerita itu memacu,,
menggelitik detak jatungku,,
tumpahan ilmu tak tak mampu membendungmu,,
butiran salju tak mampu,,
meluluhkan keras hadirmu,,
Simpang itu,,
menari- nari di alurku,,
mengimbangi tiap langkahku,,
hingga kau tak tertegun malu,,

Sinar

Minggu, 13 Februari 2011

Mata terpejam agar lebih terang menyambutmu
hilang akal dalam himbauanmu,,
rengekan simpang membarengi ruang..
menghimpit untuk membuang,,,
sampan terombang ambing,,
merepotkan karena berbaring,,

entah tanpa tepi,,
tangan berdiri,,
tuk menemani otak bernyanyi,,
sampai bergoyang mengalahkan hati,,
ingin tangan sampai membuat mimpi..
membawa tamparan pada sepi,,

walau kilau sirna,,
mimpi tetap tak merana..
ingin,,ingin,,ingin.. dan ingin,,
ku peluk mimpi dalam nyata,,
menemani goresan Pena dariNYA..

YA RABB,,,
Engkau tunjukan sedikit tamparan...
dan Tamparlah Hamba lebih keras Ya Rabb,,,
Tampar,, Tampar dan Tampar,,,
agar niatku hijrah tak untuk Dunia,,
aq rindu sedkit ketenangan (dari lebih banyak) yg pernah Engkau brikan,,,
dan berharap memilikinya kembali syukur lebih..
Amin Ya Rab,,,

Indah Harap

Jumat, 11 Februari 2011

keras membesarkan hati seseorang,,
untuk merangkul masa depan,,
mengimbangin dengan senyuman,,
apa mungkin tetap jadi Pemenang

menebarkan duri,,
dengan tujuan tuk berhati-hati,,
tapi hati makin terpelintir ke tepi,,
semoga saja akan berakhir hepi,,

Taktau

Sabtu, 29 Januari 2011

Sehat selalu kan disampingmu,,
telaga abu-abu membentang di tengah kalbu,,
tertuang aroma nan syahdu,,
harap seakan memilu,,
ditengah hamparan padang sayu
serakan batuan bertebaran,,
terbuat keputusan aman nan menyilaukan,,
seberang larang bergelimangan,,
memutus silaturahmi yang panjang,,
tamparan aral tuk jadi pemenang,,
terpuruk hamparan hijau sesaatan,,,
selamat terang tuk kegelapan.....

Malam nan dirindukan

Jumat, 21 Januari 2011

Siram nan berkesan,,
memikul harap kedepan,,
meski bintang tak lagi terang,,
kumbang tak lagi terdiam,,
simpang selalu terbentang,,
si lembut trus bergumam,,
asal dengan "erat genggaman"*,,
malam Insyaallah akan terang,,
dan bermimpi indah tak tergantikan,,,,,,,,,
Amin Ya Rabb,,,

bangkit TJ-P!!!!



*AL-Qur'an n Al-Hadist (tentunya ^_^)

Bebas

Selasa, 18 Januari 2011

Terbang,,,
angan merujuk pada kebimbangan,,
menaburkan gempit-gempita naungan kebebasan,,,
merangkul jarak sebagai hiburan,,,
iringan tawa selalu kurindukan,,
kebebasan,,
selalu terngiang walau tak ada tujuan
kebebasan,,
menatap reka-rekaan dg penuh kesabaran
kebebasan,,
menggiurkan tuk dipandang,,
kebebasan,,
kemelut yang panjang tuk jadi pemenang
kebebasan,,
hamparan nan damai dg seluruh keikhlasan......

Penjilat??

Minggu, 09 Januari 2011

Penjilat??
sepah berbuah dan terpanah,,
hinar binar sang petuah,,
merubah arah,,
tanpa tujuan terarah,,
meski mata memerah,,
tamparan tak henti merekah,,
sesempurna kita merubah,,
tetap saja tanpa arah,tak pernah menyerah....

Indahkah,,
burukkah,,
sampaikah,,
dan menarikah...

jalan bercabang

Rabu, 05 Januari 2011

ops,,,, jalan bercabang,,,

kemana harus melenggang,,
meramu seluruh arah dengan pedang,,
makin tajam makin menang,,
telah dimulia perang,,
haruskah diam jadi arang
atau melawan jadi pemenang,,,

Bismillahirrokhmanirrokhiim...

Blog Archive