SEANDAINYA SAJA KITA LEBIH BERANI,
akan banyak hal yang kita capai dalam hidup ini.
Marilah kita menghindari kebiasaan menakuti-nakuti diri sendiri mengenai resiko dari tindakan baik yang kita ketahui harus kita lakukan.
Orang yang tidak melakukan karena takut gagal,
sudah sama gagalnya dengan orang yang melakukan dan kemudian gagal.
...
Padahal dengan ijin Tuhan, YANG MELAKUKAN YANG BERHASIL.
Ikhlaslah. :)
................................................................................
Engkau yang tidak tegaan,
sulit mengatakan tidak,
dan tersiksa jika harus menolak yang tidak baik,
sebetulnya sedang berlaku tidak tegas bagi kebaikanmu sendiri,
yang akan menyiksamu dalam penyesalan.
Karena,
Tidak sampai hati menolak yang tidak baik,
sama dengan sampai hati merusak hidupmu sendiri.
...
Dan jika engkau sampai gagal, apakah mereka akan menolongmu?
Ini hidupmu. Tegaslah. Katakan tidak!
...................................................................................
Nasib itu berbanding lurus dengan perilaku.
Jika perilaku kita baik, nasib kita baik.
Dan jika sebaliknya, nasib kita terbalik.
Seperti,
orang yang punya kebiasaan menendang
hidung anjing yang sedang tidur,
nasibnya tidak akan baik.
Seperti,
pemalas, pesimis, dan penunda –
tidak mungkin dipercaya untuk pekerjaan besar
di tempat baik dan dibayar besar.
Kualitas perilaku menentukan kualitas nasib.
Mario Teguh
....................................................................................
Apakah Anda pernah merasa serba salah?
Apa pun yang Anda coba, salah.
Dan yang Anda katakan,
segera membuat Anda meminta maaf?
Jangan kecil hati. Ini jalan ke atasnya.
Hapuslah keinginan untuk menyenangkan semua orang,
dan jangan memikirkan keuntungan untuk diri sendiri.
Mulailah semua hal dengan nama Tuhan
dan dengan niat untuk mendatangkan kebaikan
bagi orang lain,
lalu perhatikan apa yang terjadi.
Mario Teguh
..................................................................................
Semua jiwa adalah jiwa yang baik.
Jangan ragukan itu
karena Tuhan adalah Dzat Yang Maha Adil
dan Maha Penyayang.
Hanya saja,
ada jiwa baik yang damai
dan ada jiwa baik yang gelisah.
Jiwa yang damai itu aktif,
bergerak dan menggerakkan,
maju dan memajukan,
tinggi dan meninggikan, dan
mulia dan memuliakan
Jiwa yang gelisah adalah jiwa baik
yang sedang menunda melakukan yang baik.
Jangan tunda kebaikan
Mario Teguh
....................................................................................
Mario Teguh
allhamdulillah,,,
terima kasih pak mario,,,
