titipan yang tak kunjung berpulang,,
ingin aku bermuara dalam hangat cintaMu,,
yang tak cuma terasa tapi juga merenggutku,,
tapi aku malu,,,
ku bopong diriku tuk sekedar ranah api menyala,,
lubuk yang tlah teraniaya,,
dalam hiasan benak hanya dunia,,
sebenarnya untuk apa aku,,
kenapa tujuan ku seakan tak tergenggam,,
membabi buta hanya keduniaan,,
hufttt,,,,,
maaf,Ku mohon dengan belas kasihan,,
"Wahai Dzat yang membolak-balikan hati, kuat kan hati kami untuk tetap dijalnMu, Ya Rabbi"
